Wondis Coklat
Nama lengkap : Dwi Martuti Rahayu
Tempat, tgl lahir
: Kulon Progo, 23 Maret 1983
Alamat rumah : Salakmalang, Banjarharjo,
Kalibawang, Kulon Progo
No whatsApp :
082285091877
Email :
wondisindonesia@gmail.com
Instagram :
wondiscokelat & kedai_cokekat_won.dis
Komda :
Kulon Progo
Nama usaha/brand : wondis cokelat
Alamat usaha :
Salakmalang, Banjarharjo, Kalibawang, Kulon Progo
Instagram usaha : wondiscokelat & kedai_cokekat_won.dis
Facebook usaha : Dwi Martuti Pegagan
Website :
-
Tahun mulai usaha : 2013
Profil usaha :
Wondis Cokelat memproduksi olahan dari biji kakao berupa permen
cokelat, minuman bubuk cokelat, dan camilan cokelat. Usaha kami
untuk membantu kesejahteraan petani lokal di Kabupaten Kulon Progo
Yogyakarta dimana bahan baku kakao cukup melimpah, tetapi dengan
kualitas dan harga yang sangat sangat rendah dan tidak ada yang mengolah.
Kehadiran kami diharap mampu memberi motivasi petani untuk mau merawat
tanamannya kembali yang sempat rusak karena beberapa hal, sehingga petani bisa
meningkatkan kualitas, kuantitas, dan nilai jual kakaonya. Target pasar kami adalah
ibu-ibu muda millennial penggemar cokelat yang memiliki gaya hidup sehat.
Produsen cokelat sangat banyak, namun produk kami berbeda karena kami memiliki
keunggulan yaitu memproduksi produksi dengan hati para perempuan melalui
pemberdayaan masyarakat Kelompok Wanita Tani yang bernama Pawon Gendis yang
mengkombinasikan dengan potensi lokal unggulan lainnya seperti kopi, gula semut
dan tanaman pegagan, dengan produk best seller adalah Cokelat Pegagan. Cokelat
unik dengan sensasi krenyes perpaduan cokelat dengan tanaman pegagan yang
memiliki banyak manfaat diantaranya multivitamin otak dan menambah daya ingat.
Wondis juga melayani cokelat custom dengan desain sesukamu. Rumah produksi kami
berada di wilayah perkebunan kakao, sehingga kami mampu juga mengedukasi kakao
dan olahannya dari hulu sampai hilir. Hal ini sekaligus mengatasi tantangan
kami terkait daya konsumsi cokelat yang rendah di Indonesia dikarenakan
pemahaman tentang cokelat dan manfaatnya untuk tubuh masih kurang. Setiap
konsumen yang membeli produk kami berarti juga telah membantu perekonomian
petani kakao untuk mewujudkan kemandirian pangan dan meningkatkan taraf
kesehatan masyarakat Indonesia. Dari kakao lokal untuk ketahanan dan swasembada
pangan nasional.
Produk usaha : wisata edukasi, kedai cokelat
dan olahan kakao (cokelat padat, bubuk
cokelat,
camilan cokelat, kuliner)
Lingkup pemasaran : Nasional (Jakarta, Bali, Yogyakarta,
sumatera, kalimantan dll)
Omzet per bulan :
50 juta
Jumlah karyawan : 6
Prestasi :
1.
Juara
I masak berbahanbakulokal (non beras) dalamacara Festival Kuliner Dewa Bara,
tingkat kecamatan Kalibawang, tanggal 2 Desember 2012.
2.
Juara
I lomba penyajian menu sehat non karsinogenik tingkat Kab Kulon Progo dalam
rangka HUT YKI ke 35 - 16 Feb 2013
3.
Juara
I lomba kreasi masakannusantara tingkat DIY dalam rangka Pesona Pangan
Nusantara ke-9
4.
Juara
I penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara kategori pelaku industri ketahanan pangan
tingkat Kab Kulon Progo 2015
5.
Juara
I Festival Kuliner Banjaroya kategori bahan dasar durianumum 9 pancake durian
anti pikun / kombinasi pegagan) tingkat DIY 22 November 2015
6.
Juara
I kehati award peduli lestari kehati bidang ketahanan pangan tingkat DIY 20
November 2017
7. Penghargaan pelestari keanekaragaman hayati tingkat Kab Kulon Progo
bidang Ketahanan Pangan 27 Desember 2017
8. UKM WOW tingkat DIY 14 November 2017
9. Penghargaan Gebyar UKM “the best sales of the day” 14 November 2017
10. 50 besar DSC (Diploma Success Challange) se Indonesia dari Wismilak, 4
Nov 2019 UKM BRILIAN 2019, 26 Nov 2019
1.
11.
Juara 1 kreasi pangan berbahan tanaman obat tingkat DIY 19 Januari 2020
11. Piagam penghargaan sebagai Tokoh Penggerak
Ekonomi Kreatif dari Paguyuban Wartawan Kulon Progo 10 Februari 2020
12. 10 Besar Pengusaha Muda Brilian tingkat
nasional dari Bank BRI12 Desember 2020
Moto hidup : Sukses itu berawal dari setiap tantangan,
bukan dari zona nyaman
Cerita inspiratif :
Kulon progo merupakan wilayah yang subur dan memiliki kekayaan alam beragam,
sehingga dapat dimanfaakan untuk menciptakan peluang usaha yang masih sangat
besar. Di usia millennial dengan pengalaman dan pengetahuan yang sangat minim,
justru saya tertantang untuk bisa menjadi bagian dari upaya ketahanan dan
swasembada pangan nasional melalui penerapan olahan dan perkebunan kakao yang
berkelanjutan. Wondis cokelat turut berkontribusi mewujukan kesejahteraan
bersama melalui pemberdayaan masyarakat kelompok wanita tani dan kelompok tani
kakao di Pegunungan Menoreh, Kabupoaten Kulon Progo, DI Yogyakarta, Indonesia. Dengan
prinsip tersebut maka tumbuhlah kegiatan-kegiatan yang sudah kami lakukan,
yakni pendampingan kepada petani kakao, produksi olahan kakao, wisata edukasi
hulu hilir, kedai cokelat, dan sanggar anak, atas nama Wondis Cokelat
(Choholate Wonder)